saiyanbp blogger

Thursday, December 14, 2006

Kecelakaan

Tadi malam pas mo cari makan cuacanya hujan
aq kena serempet sepeda motor dari belakang
kaget khan langsung az jatuh.
padahal karena hujan aq jalanx pelan2
lumayan sih lecetnya.
Orangnya langsung lari habis nabrak aq.
Innalillahi wa inna ilaihi rojiun
pas aq cek setir agak bengkok.
akhirnya aq teruskan az cari makan
Tadi pagi aq langsung cari obat ke RS Lavalette
habis itu cek sepeda motor, yang kena ktx shock.
bengkok gitu pas diperlihatkan. Ya udah tak suruh merbaiki az.
Kata orangnya kampas remnya kena juga.
karena aq juga tahu tak minta jg merbaiki.
Total
merbaiki shock = 55 000
kampas = 15 000
biaya reparasi = 20 000
=========================
Total 90 000

__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam

http://id.mail.yahoo.com

Wednesday, May 24, 2006

Tips aman naik Taksi! Penting!!!

Berikut ini adalah cara/tips khususnya agar aman Naik taxi :

1. Saat menyetop, periksa jumlah roda saat anda menyetop taxi,
pastikan jumlahnya Ada 4, sebab
Kalo 3 berarti anda naik bajaj.

2. Periksa juga jumlah kursinya, kalo jumlahnya Banyak, berarti anda
naik metromini..

3. Sebutkan tujuan anda dengan benar untuk Menghindari supir taxi
membawa anda ke
Rumahnya.

4. Jangan malu untuk bertanya karena malu Bertanya sesat di jalan,
tapi jangan terlalu banyak
Bertanya karena besar kemaluan susah berjalan.

5. Sama Pak supir jangan terlalu galak nanti diusir, Jangan pula
terlalu baik nanti ditaksir.

6. Perhatikan selalu argo meter, pastikan Tulisannya 'argometer',
jangan sampe tulisannya
Argo bromo atau argo gede (karena kesalahan ini Amat fatal Dan
membuat anda makin jauh dari
Tujuan).

7. Yakinkan diri anda bahwa anda sudah duduk di Dalam taxi sebelum
taxinya berjalan, karena kalo
Tidak, jangan-jangan anda masih duduk di halte Bus Dan belum
terbawa oleh taxi itu.

8. Jangan melompat keluar taxi selagi taxi itu Berlari kencang. Itu
akan sangat membahayakan
Orang lain.

9. Jangan pernah tidur di dalam perjalanan dengan Taxi, untuk
menghindari supir taxi menagih tarif
Taxi plus tarif sewa kamar.

10. Kalo anda laki-laki Dan supir taxinya nanya Siapa nama anda,
jangan pernah mengaku nama
Anda Noordin M Top, nanti anda dikira terorris. Apalagi kalo
anda perempuan, jangan mengaku
Bernama Noordin M Top, nanti dikira bohong. Tapi kalo Masih
nekat juga sih gpp kok. Cobain aja ,
Paling2 pengin lihat ktp nya saja

11. Kalo anda bosan dengan kerutinan kerja dari Hari ke Hari, sebelum
turun taxi, tempeleng dulu
Supir taxinya, Dan anda akan menemukan Pengalaman baru yang
dapat membawa anda
Keluar dari rutinitas.

Monday, May 22, 2006

Ujian Sarjana

Susah, hari sabtu 20 Mei aq lagi ujian sarjana.
Emang udah aq tebak yang keluar yang udah aq pikirin.
Gimana lagi lha aq bingung musti jawab apa.
Lha wong literaturnya nggak ada.
dari dulu udah pengin ganti judul, tapi sm dosenq nggak boleh.
Ya terpaksa tetap tuh judul,
padahal klo aq ganti judul dalam waktu 1 bulan aq perkirakan langsung selesai s.d BAB IV

Ya terpaksa deh musti nunggu 2 minggu lagi buat kompre.
Kayakny nih cobaan untuk masuk k level berikutnya.
kayak latihan pemanasan buat jadi super saiyanbp level selanjutny.
Doa'in az lulus dapat nilai A.

Panggilanq ganti lagi nih.
BAMS
jadi kayak vokalis SAMSONS
lagi rame tuh, mkny aq ikut2an dganti nama panggilan
Lha wong namany az sama. BAmbangS.

Saturday, April 29, 2006

Nabi Ayub pun Tersenyum

Nabi Ayub pun Tersenyum

Allah mencintai hamba-hamba-Nya dengan cara yang unik dan berbeda-beda. Semakin tinggi ketakwaan seorang hamba, semakin unik cara Dia mencintainya. Salah satunya adalah Nabi Ayub. Lelaki yang diamanahkan Allah untuk mengemban misi ketuhanannya itu dicintai Allah dengan penyakit yang sangat parah. Tak tanggung-tanggung, karena penyakitnya itu, Ayub alaihi salam dijauhi sahabat dan kerabatnya. Mereka tak tahan berdekatan lantaran aroma tak sedap dan takut tertular.

Maha suci Allah yang telah menciptakan manusia semulia Ayub. Ia tak pernah membenci Allah dengan takdirnya, tak pula ia merasa bahwa Tuhan yang dicintainya itu tak adil terhadapnya. Semakin berat sakit yang dirasa, semakin cinta Ayub kepada Allah. Dan mulianya Ayub, semakin parah penyakitnya semakin ia tersenyum. Allah dan para malaikat pun kan tersenyum oleh kesabaran lelaki mengagumkan itu.

Memang takkan sebanding jika sekarang saya mengajukan sebuah nama untuk menyandingkannya dengan Nabi Allah itu. Namun teramat banyak saya harus belajar tentang arti kesabaran dan cinta kepada Allah dari sahabat yang satu ini. Hesti, alias Titi yang lima belas tahun menderita radang sendi sehingga ia kini hanya bisa tergolek tak berdaya di kamar tidurnya. Namun ia tetap terlihat ceria dan bersemangat menjalani hidupnya. "Saya ingin terlihat tetap bersyukur, dan saya ingin tersenyum saat harus menghadap-Nya," ujar gadis itu.

Kemarin saat bertelepon dengannya, saya bertanya satu hal yang paling tidak ingin saya tanyakan kepadanya karena khawatir menyinggung perasaannya. "Mbak, tak inginkah mbak Titi sembuh?"

Saya tak pernah menyangka jawabannya. "Tidak, sebaiknya saya tetap seperti ini sambil Allah memberikan kehendaknya."

Titi pun menjawab penasaran saya yang seolah bertanya, "kenapa." Menurutnya, ia amat bersyukur Allah menimpakan penyakit ini kepadanya, meski sudah sangat lama ia menjalani hari-harinya di kamar tidur. Hidup dengan bantuan orang lain, bahkan untuk ke kamar kecil sekali pun. Radang sendi yang dideritanya membuat seluruh persendiannya sakit tak berdaya. Ia membutuhkan bantuan orang lain untuk seluruh aktivitasnya.

Tapi Titi tetap tersenyum. "Kalau saya sembuh, saya tidak yakin akan tetap sedekat ini dengan Allah. Saya tak pernah yakin akan tetap khusuk beribadah, akan menangis di setiap sujud panjang saya jika saya bisa berdiri dan sehat. Boleh jadi saya akan menjauh dari-Nya, hidup dalam kesenangan yang membuat saya lupa akan kematian," tuturnya.

"Jadi, mbak tidak ingin sembuh?" tambah saya yang semakin termangu oleh kata-kata ajaibnya.

"Biarlah saya tetap seperti ini. Saya yakin Allah sedang mencintai saya dengan takdirnya. Jujur, saya tak ingin sembuh karena saya takut Allah tak lagi mencintai saya." Duh, Titi rasanya tak ada alasan Allah tak mencintaimu. Sungguh saya iri kepada Titi, karena saya yakin Nabi Ayub akan pun tersenyum melihat Titi. ***

Saturday, April 16, 2005

mau skripsi

bingung nih cari skripsi. cari literatur yang mudah aja bingung. wahhh.. susah... ada saran nggak....aq khan anak jurusan statistika universitas brawijaya malang. angkatan 2001. masih muda baru 21 tahun....